Senin, 25 Oktober 2010

Tersadar

Hati telah terbuka
tak lagi melihat sesuatu dengan samar
tak harus lagi meraba
karena semua telah nyata

     Kini kurasakan dunia sebenarnya
     tak hidup lagi dalam khayalan
     tak bermimpi dalam impian
     harapan sudah tak ada lagi kepastian

usai sudah setiap lembar cerita
dan ku kembali tersadar
kau hanyalah bayang semu yang tak dapat ku kejar
tak dapat ku gapai meski ku mendaki tempat yang tertinggi

ketegaran

ku  bukanlah kembang desa,,,
yang selalu dipuja para pria,,,
ku hanyalah gadis biasa,,,
tapi ku bukanlah pengemis cinta,,,

       ku punya  seribu cita,,,
       seratus warna harapan,,,
       sejuta kekuatan dan kegigihan,,, 

seringkali ku terjatuh ,,,
kedalam kubang kepedihan,,,
lingkaran kekecewaan,,,
cinta dan persahabatan,,,

       hati pun berbisik dalam relungan,,,
       menceritakan setiap ketegaran,,,
       raga mengkisahkan renungan,,,
       akan kesedihan kehidupan,,,

keteguhan hati inilah yang buat ku tegar,,,
kepasrahan  kepada tuhan,,,
memberikan kukeyakinan,,,
akan menemukan pintu kebahagiaan,,,







Minggu, 24 Oktober 2010

Kesepian hati

Kilauan bintang dimalam hari
Semua terlihat bersembunyi,,
Seakan ku ditinggal sendiri
Dalam buaian angin malam yang sepi

Jiwaku hilang terlelap kesepian
Raga ku melayang mencari kebahagiaan
Dalam lorong-lorong kehidupan
Yang gelap penuh tekanan

Air mata beruraikan doa
Berlukiskan kenginan dan harapan
Yang tak pernah menjadi kenyataaan
Yang hanya sisakan kesedihan